Penyakit Menurun
Disusun oleh:
Nama : Utricka Nur Faizah
Kelas: XII-9
No.Absen: 32
1. Hemofilia
Perkawinan antara seorang perempuan normal homozigotik (HH) dengan laki-laki hemofilia (h-) akan menghasilkan anak perempuan maupun laki-laki normal. Walaupun anak perempuan itu normal, tetapi ia "carrier". Jika ia menikah dan kebetulan mendapatkan suami hemofilia pula, maka separoh dari jumlah anak laki-lakinya ada kemungkinan hemofilia. Sedangkan genotipe hh bersifat letal. Dengan demikian tidak ada perempuan yang hemofilia. Perhatikan persilangan berikut.
Pada persilangan diatas, seseorang perempuan normal yang menikah dengan laki-laki hemofilia akan mempunyai anak-anak yang semuanya normal. Jadi ayah tidak mewariskan gen hemofilia yang dimilikinya kepada anak. Perhatikan juga persilangan tersebut.
Pada persilangan di atas, seorang perempuan normal tetapi carrier menikah dengan laki-laki hemofilia, akan dapat menghasilkan anak perempuan hemofilia.
Buta warna adalah penyakit keturunan yang disebabkan oleh gen resesif c (asal dari kata "colour blind").
Karena gennya terdapat dalam kromosom X, sedangkan seorang perempuan mempunyai 2 kromosom-X, maka seorang perempuan dapat normal homozigotik (CC), normal heterozigotik (Cc) atau yang amat jarang dijumpai homozigotik (cc) sehingga buta warna.
Laki-laki hanya memiliki sebuah kromosom- X saja, sehingga ia hanya dapat normal (C -) atau buta warna (c-) saja. Perhatikan persilangan berikut.
Pada persilangan di atas, laki-laki buta warna menikah dengan perempuan normal, maka semua anak akan normal. Perhatikan juga persilangan berikut.
Pada persilangan di atas, seorang laki-laki normal menikah dengan perempuan buta warna. Semua anak perempuan akan normal, tetapi semua anak laki- laki buta warna. Di sini tampak adanya "criss-cross inheritance" (cara menurun bersilang), karena sifat ayah diwariskan kepada anak perempuan, tan, sedangkan seda sifat ibu kepada anak laki-laki. Perhatikan persilangan berikut.
Pada persilangan di atas, perempuan normal (carrier) Cc menikah dengan laki-laki buta warna c. Separoh dari jumlah anak perempuan kemungkinan buta warna, demikian pula dengan anak laki-laki.
3. Anodontia
Anodontia adalah kelainan herediter yang disebabkan oleh gen resesif pada kromosom -X. Orang yang menderita kelainan ini tidak memiliki benih gigi di dalam tulang rahangnya, sehingga gigi tidak tumbuh seterusnya. Alelnya dominan A menentukan orang bergigi normal. Anodontia juga lebih sering dijumpai pada pria daripada wanita.
4. Albino
Albino disebut juga hypomelanism atau hypomelanosis, yaitu kelainan genetik dengan ciri khasnya adalah hilangnya pigmen melanin pada mata, kulit, dan rambut (atau lebih jarang hanya pada mata). Albino timbul dari perpaduan gen resesif. Ciri-ciri seorang albino adalah mempunyai kulit dan rambut secara abnormal putih susu atau putih pucat dan memiliki iris merah muda atau biru dengan pupil merah (tidak semua).
Gen albino menyebabkan tubuh tidak dapat membuat pigmen melanin. Sebagian besar bentuk albino adalah hasil dari kelainan biologi dari gen-gen resesif yang diturunkan dari orang tua, walaupun dalam kasus- kasus yang jarang dapat diturunkan dari ayah/ibu saja. Ada mutasi genetik lain yang dikaitkan dengan albino, tetapi semuanya menuju pada perubahan dari produksi melanin dalam tubuh.
Sindaktili merupakan kelainan jari berupa pelekatan dua jari atau lebih sehingga telapak tangan menjadi berbentuk seperti kaki bebek atau angsa (webbed fingers). Dalam keadaan normal, ada sejumlah gen yang membawa "perintah" kepada deretan sel di antara dua jari untuk mati, sehingga kedua jari tersebut menjadi terpisah sempurna. Pada kelainan ini, gen tersebut mengalami gangguan. Akibatnya, jari-jari tetap menyatu dan tidak terpisah menjadi lima jari.
Jari yang sering mengalami pelekatan adalah jari telunjuk dengan jari tengah, jari tengah dengan jari manis, atau ketiganya. Sindaktili terjadi pada 1 dari 2.500 kelahiran. Lebih banyak terjadi pada bayi laki-laki dibandingkan bayi perempuan.
6. Polidaktili
Polidaktili merupakan pewarisan sifat berupa kelebihan jumlah jari tangan atau kaki. Polidaktili dikenal juga dengan nama hiperdaktili. Bila jumlah jarinya enam disebut seksdaktili, dan bila tujuh disebut heksadaktili. Polidaktili terjadi pada 1 dari 1.000 kelahiran.
7. Brakidaktili
Brakidaktili adalah cacat lahir kongenital ditandai dengan jari tangan atau jari kaki yang lebih pendek dari , biasanya. Brakidaktili terjadi pada 1 dari 4.000 kelahiran.
Sumber: Buku mediatama (hal 170-173)
motto: “Bahagia itu sederhana. yang suka bikin rumit itu komentar dari netizen.”










keren bangett🤎
BalasHapusKERENN BANGETTT MBAKKK
BalasHapusBagusss bngett kak
BalasHapusoalah gitu ta
BalasHapusKeren sekali kak, materinya lengkap dan mudah dipahami 😁👍🏻
BalasHapusKEREN BANGET MBAKK👍🏻👍🏻
BalasHapuskuerennn se
BalasHapuskeren utrickaa, materinya jelas!
BalasHapusSemangat utiii !!!
BalasHapusTri Nabilah XII-1 sip materinyaa🙌
BalasHapussip materinya
BalasHapusKERENNN SEKALII
BalasHapuswahh lengkap sekali materinya🤩🤩
BalasHapusKEREN BGT KAKK SUKSES SLLL ❤️🔥❤️🔥
BalasHapusAzzahra X-4
BalasHapusMaterinya bermanfatt sekali
Kerennnn
BalasHapussangat mengedukasi, jadi saya bisa tau tentang penyakit menurun
BalasHapusSEMANGATT🙆🏻♀️💗
BalasHapusSangat bermanfaat semngat terus yaa
BalasHapussemangat semoga sukses
BalasHapuskerenn sangat bermanfaat, semangat terus yaa💗💗
BalasHapusWAHHH kerennnn bangettt , informasinya sangat membantu sekali 🤩🤩🤩👍🏻
BalasHapussemangat ya uti
BalasHapusAnggela xi-2
BalasHapuskerenn banget🙌🏻
materinya mudah dipahami, semangat kaa🌟
BalasHapusbagus materinya
BalasHapusmaterinya mudah dipahami
BalasHapuskerennn
BalasHapuskerenn kak
BalasHapusbagus banget materinya kak sukses selaluu
BalasHapusMaterinya dapat dimengerti
BalasHapusMaterinya dapat dimengerti
BalasHapuskeyna/X-11
BalasHapussemangat kak🤍
Materinya mudah dipahami, semangat mba🧚♀️
BalasHapusinformasi membantu kak☝🏽
BalasHapus🤩🤩🤩🤩
BalasHapus👍
BalasHapus