Kamis, 07 November 2024

Hereditas Pada Manusia

Penyakit Menurun



Disusun oleh :
nama: Imansyach Rabbany Irfan 
kelas: XII-9 
No.absen: 14

1. Hemofilia


    Menurut Suryo, 2011: 206, hemofilia ialah suatu penyakit keturunan yang mengakibatkan darah seseorang sukar membeku di waktu terjadi luka. Biasanya darah orang normal bila keluar dari luka akan membeku dalam waktu 5-7 menit. Akan tetapi pada orang hemofilia, darah akan membeku antara 50 menit sampai 2 jam, sehingga mudah menyebabkan orang meninggal dunia karena kehilangan darah.

    Perkawinan antara seorang perempuan normal homozigotik (HH) dengan laki-laki hemofilia (h-) akan menghasilkan anak perempuan maupun laki-laki normal. Walaupun anak perempuan itu normal, tetapi ia "carrier". Jika ia menikah dan kebetulan mendapatkan suami hemofilia pula, maka separoh dari jumlah anak laki-lakinya ada kemungkinan hemofilia. Sedangkan genotipe hh bersifat letal. Dengan demikian tidak ada perempuan yang hemofilia. Perhatikan persilangan berikut.


    Pada persilangan di atas, seorang perempuan normal yang menikah dengan laki-laki hemofilia akan mempunyai anak-anak yang semuanya normal. Jadi ayah tidak mewariskan gen hemofilia yang dimilikinya kepada anak. Perhatikan juga persilangan berikut.


    Pada persilangan di atas, seorang perempuan normal tetapi carrier menikah dengan laki-laki hemofilia, akan dapat menghasilkan anak perempuan hemofilia.




2. Buta Warna

    Buta warna adalah penyakit keturunan yang disebabkan oleh gen resesif c (asal dari kata " colour blind"),

    Karena gennya terdapat dalam kromosom X, sedangkan seorang perempuan mempunyai 2 kromosom-X, maka seorang perempuan dapat normal homozigotik (CC), normal heterozigotik (Cc) atau yang amat jarang dijumpai homozigotik (cc) sehingga buta warna. 

    Laki-laki hanya memiliki sebuah kromosom- X saja, sehingga ia hanya dapat normal (C -) atau buta warna ( c - ) saja. Perhatikan persilangan berikut.


    Pada persilangan di atas, laki-laki buta warna menikah dengan perempuan normal, maka semua anak akan normal. Perhatikan juga persilangan berikut.


    Pada persilangan di atas, seorang laki-laki normal menikah dengan perempuan buta warna. Semua anak perempuan akan normal, tetapi semua anak laki. laki buta warna. Di sini tampak adanya "criss-cross inheritance" (cara menurun bersilang), karena sifat ayah diwariskan kepada anak perempuan, sedangkan sifat ibu kepada anak laki-laki. Perhatikan persilangan berikut.


    Pada persilangan di atas, perempuan normal (carrier) Cc menikah dengan laki-laki buta warna c. Separoh dari jumlah anak perempuan kemungkinan buta warna, demikian pula dengan anak laki-laki.


3. Anodontia


sumber:https://images.app.goo.gl/SHzY5PBgUMGrG6yQ7

    Anodontia adalah kelainan herediter yang disebabkan oleh gen resesif pada kromosom -X Orang yang menderita kelainan ini tidak memiliki benih gigi di dalam tulang rahangnya, sehingga gigi tidak tumbuh seterusnya. Alelnya dominan A menentukan orang bergigi normal. Anodontia juga lebih sering dijumpai pada pria daripada wanita.


4. Albino


    Albino disebut juga hypomelanism atau hypomelanosis, yaitu kelainan genetik dengan ciri khasnya adalah hilangnya pigmen melanin pada mata, kulit, dan rambut (atau lebih jarang hanya pada mata). Albino timbul dari perpaduan gen resesif. Ciri-ciri seorang albino adalah mempunyai kulit dan rambut secara abnormal putih susu atau putih pucat dan memiliki iris merah muda mempunyai atau biru dengan pupil merah (tidak semua).


5. Sindaktili


sumber:https://images.app.goo.gl/nk4iFwnHUjzzEuUL9


    Sindaktili merupakan kelainan jari berupa pelekatan dua jari atau lebih sehingga telapak tangan menjadi berbentuk seperti kaki bebek atau angsa (webbed fingers). Jari yang sering mengalami pelekatan adalah jari telunjuk dengan jari tengah, jari tengah dengan jari manis, atau ketiganya. Sindaktili terjadi pada 1 dari 2.500 kelahiran. Lebih banyak terjadi pada bayi laki-laki dibandingkan bayi perempuan.


6.  Polidaktili


sumber:https://images.app.goo.gl/VAwQzhGymmf93HVj7

    Polidaktili merupakan pewarisan sifat berupa kelebihan jumlah jari tangan atau kaki. Polidaktili dikenal juga dengan nama hiperdaktili. Bila jumlah jarinya enam disebut seksdaktili, dan bila tujuh disebut heksadaktili. Polidaktili terjadi pada 1 dari 1.000 kelahiran.


7. Brakidaktili


sumber:https://images.app.goo.gl/NoR7Us3sRJY7tCSR6

    Brakidaktili adalah cacat lahir kongenital ditandai dengan jari tangan atau jari kaki yang lebih pendek dari biasanya. Brakidaktili terjadi pada 1 dari 4.000 kelahiran.


Sumber: (Buku mediatama halaman 170-173)

Motto: "Awali dengan Bismillah, akhiri dengan Alhamdulillah."


16 komentar:

  1. Bagus, sangat membantu

    BalasHapus
  2. Sangat mengedukasi. Bagus

    BalasHapus
  3. Aprilliano Dava Decristo XII-8Jumat, 08 November 2024 pukul 10.13.00 WIB

    keren banget materi nya

    BalasHapus
  4. materi sangat mudah dipahami keren, mewah, elegan

    BalasHapus
  5. katanya mas angger keren banget bro, materinya mudah dimengerti 😅😭🤣😂🤣😂🤣

    BalasHapus